Posts

Narasi Mereka yang Tidak Temu Keluarga untuk Mengatur Lalu lintas Saat Liburan Lebaran




Hari Raya Idul Fitri jadi mayoritas warga sebagai momen untuk bergabung dan liburan dengan keluarga. Tetapi tidak seluruhnya orang dapat rasakan peristiwa dengan keluarga saat Lebaran karena harus bekerja.


Satu diantaranya dirasa Briptu Pamor, anggota Polwan Satlantas Polres Bogor, yang masih tetap bekerja di saat Lebaran. Sepanjang 7 tahun beruntun, Pamor selalu bekerja menertibkan lalu lintas (lalu lintas) di Simpang Gadog.


"Lebih capek karena arus semakin banyak, jadi ya kita bekerja lebih extra. Bahkan juga kita di sini dapat sampai larut malam. Malam juga arusnya masih tetap padat sama motor," kata Pamor saat istirahat di Simpang Gadog, Rabu (4/5/2022).


Meskipun begitu, Pamor berasa suka dapat menolong warga yang akan berjumpa dengan keluarga atau liburan. Ia berasa menjadi kewajiban polisi untuk menolong warga.


Narasi yang lain tiba dari staff jalan raya Dinas Perhubungan Propinsi Jawa Barat, Karianto. Telah 30 tahun Karianto tidak bergabung dengan keluarga karena bekerja saat Lebaran.


"Memang jika Lebaran itu tidak ada istilahnya liburan Lebaran. Kadang-kadang kita ingin kumpul keluarga getho ya, seperti PNS lainnya," ucapnya.


Pria dari Cianjur, Jawa Barat, itu akui telah terlatih jalankan kewajibannya berkeliling-keliling lokasi sepanjang bekerja Lebaran, mulai Aceh, Karawang, sampai Simpang Gadog. Asam garam bekerja di saat Lebaran sudah dirasanya, terhitung meredam kangen berjumpa dengan keluarga.


"Tetapi pokoknya kami telah terlatih dengan kewajiban semacam ini. Lantas lintasinya jika seperti saat ini macet begini kan, ini sudah kerasa nih capeknya. Jika tidak ada kemacetan begini, masih biasa saja getho," jelasnya.


Anggota Basarnas Kantor Musibah dan Bantuan Jakarta Luthfi Alamsyah ikut membagi ceritanya bekerja di saat Lebaran. Dalam lubuk hatinya, ia bersedih tidak dapat bergabung dengan keluarga.


"Tetapi karena pekerjaan, ya telah, dikerjakan. Yang perlu masih tetap dapat komunikasi sama keluarga," kata Luthfi.


Pria dari Klaten, Jawa tengah, itu telah 2 tahun rasakan bekerja saat Lebaran. Ia bekerja semenjak H-10 Lebaran.


"Karena keluarga telah menanti di dalam rumah, janganlah sampai terjadi kecelakaan yang menyebabkan hal fatal. Yang capek istirahat dahulu," paparnya.

Post a Comment

© Berto Tech. All rights reserved. Distributed by ASThemesWorld