Spezia Versus Roma: Penalti Menit Paling akhir, I Lupi Menang Menegangkan!

AS Roma membombardir Spezia nyaris sejauh pertandingan, tetapi perlu penalti pada menit paling akhir untuk menang


AS Roma membombardir Spezia nyaris sejauh pertandingan, tetapi perlu penalti pada menit paling akhir untuk menang. Eksekusi Tammy Abraham memenangi I Lupi 1-0.


AS Roma berkunjung ke Alberto Picco, Senin (28/2/2022) pagi hari WIB dalam kelanjutan Liga Italia. Team tamu memimpin semenjak sepak mula dan semakin menguasai setelah unggul jumlah pemain di set ke-2 .


Spezia kehilangan Kelvin Amian diakhir set pertama karena terima dua kartu kuning. Tetapi keunggulan jumlah pemain itu tidak lalu buat pertandingan menjadi lebih gampang buat Roma.


Sesudah kesempatan untuk kesempatan tidak berhasil dioptimalkan, Roma memperoleh golnya di pengujung pertandingan. Nicolo Zaniolo dilanggar pada kondisi tendangan sudut, Video Assistant Referee (VAR) panggil wasit dan penalti diberi.


Tammy Abraham menyelesaikan peluang itu menghasilkan gol, memenangi Roma. Roma naik ke status enam dengan 44 point dari 27 pertandingan karena hasil ini, sedang Spezia ketahan di posisi 16 dengan 26 point.


Jalannya Laga


Roma menyebar teror pada awal pertandingan. Tandukan Gianluca Mancini ditepis penjaga gawang, menyongsong operan lambung Jordan Veretout.


Tendangan Lorenzo Pellegrini di menit ke-8 hanya usai tipis di kiri gawang. Spezia balas tekan delapan menit berlalu, dengan eksperimen Daniele Verde meleset.


Penekanan kembali dari Roma di menit ke-18. Shooting Pellegrini ditepis, lalu diikuti kesempatan Tammy Abraham yang dihindari masuk ke gawang oleh Ivan Provedel.


Eksekusi sepakan bebas Verde masih melenceng ke kiri gawang di menit ke-42. Spezia lalu kehilangan Kelvin Amian tiga menit berlalu, selesai terima kartu kuning ke-2 dari wasit.


Roma sempat memberikan ancaman menjelang turun minum. Shooting Abraham meleset tipis. Tidak ada gol di set pertama.


Roma menambahkan daya gebrak di set ke-2 dengan masukkan Nicolo Zaniolo gantikan Mancini. Tandukan Abraham pada awal set ke-2 meyusul keadaan korner masih melebar.


Eksperimen dari Bryan Cristante mengenai tiang di menit ke-49, lalu shooting Pellegrini disetop penjaga gawang.


Spezia punyai peluang bagus di menit ke-56. Tendangan keras M'Bala Nzola ditepis oleh Rui Patricio.


Roma balas memberikan ancaman satu menit setelah itu. Veretout tidak berhasil menjebloskan bola dari status bagus dalam kotak penalti, dengan bidikannya melebar tipis ke kanan.


Team tamu terus menekan. Shooting Pellegrini di menit ke-70 dihentikan penjaga gawang, begitupun usaha Nicolo Zaniolo yang dihalau.


Shooting keras Henrikh Mkhitaryan di menit ke-79 melejit tipis di atas gawang. Eksekusi sepakan bebas Pellegrini di menit ke-87 belum ke arah gawang, usai tipis di kiri.


Ketegangan terjadi di kotak penalti Spezia di menit ke-91, berawal dari tusukan Mkhitaryan. Umpan silangnya tidak berhasil disikat Pellegrini di muka gawang, Abraham dan Shomurodov tidak sanggup menjebloskan bola!


Ketegangan yang lain dua menit berlalu! Dua kesempatan Roma dari tendangan sudut menghajar garis gawang, saat sebelum selanjutnya Spezia sapu bola. VAR selanjutnya mengevaluasi peristiwa dan panggil wasit untuk menyaksikan siaran ulangi. Penalti diserahkan ke Roma sesudah ada pelanggaran pada Zaniolo oleh Giulio Maggiore!


Abraham maju sebagai pelaksana eksekusi dan GOL! Tendangannya ke arah sudut kiri bawah gawang tidak berhasil dicapai Ivan Provedel. Roma juga menang 1-0.

Post a Comment

© Berto Tech. All rights reserved. Distributed by ASThemesWorld